WahanaNews.co, Jakarta - Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno memimpin acara serah terima jabatan (sertijab) dan tradisi satuan di lingkungan Pusterad, yang digelar di Lobby Mapusterad, Jl. Setu Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (6/5/2026).
Dalam sambutannya, Danpusterad menegaskan bahwa serah terima jabatan dan tradisi satuan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan memiliki makna mendalam sebagai bagian dari kesinambungan pengabdian. Kegiatan ini menjadi simbol alih tanggung jawab sekaligus wujud penghormatan atas dedikasi pejabat lama serta harapan terhadap pejabat baru.
Baca Juga:
Hakim Tegur Tentara Terdakwa Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS: Jangan Melamun
Danpusterad juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada personel yang mengakhiri penugasan di lingkungan Pusterad, yakni Kolonel Inf Syahrinal, Kolonel Inf Mahudin Latupono, Letkol Inf Nugroho, Letkol Inf Endra Eko Fitrianto, dan Letkol (HAR) Junaidi, atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama melaksanakan tugas di Pusterad.
“Ukuran pengabdian kepada satuan tidak ditentukan oleh lamanya waktu bertugas, melainkan seberapa besar kontribusi yang telah diberikan bagi kemajuan satuan,” tegasnya.
Secara khusus kepada Kolonel Inf Syahrinal dan Letkol (HAR) Junaidi yang memasuki masa purna tugas, agar seluruh pengalaman selama berdinas di TNI AD dapat menjadi bekal berharga dalam menjalani fase kehidupan berikutnya. Masa purnawirawan bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak baru kehidupan yang tetap harus dijalani dengan semangat dan optimis.
Baca Juga:
Danpusterad Bersama Ketua Persit KCK Pusterad Hadiri Peringatan HUT ke-80 Persit KCK
Lebih lanjut, Danpusterad mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kolonel Inf Angkat Purbadi, Kolonel Inf Djoko Rudiyanto, Kolonel Inf Jajuli Achmad, Kolonel Inf Mohammad Ibnu dan Letkol Cba Fakrul Razi yang bergabung di jajaran Pusterad.
Danpusterad juga menegaskan bahwa setiap pejabat baru harus memiliki tekad kuat untuk menghadirkan kinerja yang lebih baik dari pejabat sebelumnya. Hal tersebut bukan sebagai bentuk perbandingan, melainkan sebagai dorongan untuk menciptakan perubahan positif, nilai tambah, dan manfaat nyata bagi satuan.
“Keberadaan kalian di satuan harus mampu memberi warna, dan kontribusi yang besar bagi kemajuan organisasi,” ujarnya.