WahanaNews.co | Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Emil disapa Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di acara puncak HUT ke-58 Partai Golkar di Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran, Jakarta Pusat pada Jumat (21/10).
Emil tampak duduk di antara kader Partai Golkar mengenakan baju bercorak batik didominasi warna kuning.
Baca Juga:
Golkar Siap Beri Bantuan Hukum ke Ridwan Kamil
"Masih ada yang masih pakai batik Pak, nuansanya kuning Pak Presiden. Ini namanya Pak Ridwan Kamil, Pak," kata Airlangga saat berpidato.
Dalam kesempatan terpisah, Emil menyampaikan bahwa kehadirannya dirinya di acara puncak HUT ke-58 Partai Golkar memenuhi undangan dari Airlangga. Ia pun mengucapkan selamat untuk Partai Golkar.
"Malam ini istimewa. Pak Presiden juga senang. Berapa lagu tadi ada di dalam. Menandakan suasananya sangat baik, sangat kondusif, cair," kata Emil.
Baca Juga:
Lisa Mariana Bongkar Fakta Baru, Akui Tulis Nama Ajudan sebagai Ayah Anak
Lebih lanjut, Emil mengaku masih menimang-nimang keputusan untuk bergabung dengan partai politik. Dia belum bisa menyampaikan partai politik mana yang akan dipilih nantinya.
"Mudah-mudahan masih di tahun ini nanti pastinya, pastinya disampaikan. Salah satu pertimbangannya ke (Partai) Golkar juga ada," katanya.
Saat ditanya terkait dengan kemungkinan ikut dalam Pilpres 2024 mendatang, Emil mengatakan bahwa dirinya tidak ingin terlalu jauh bicara.
Dia mengaku ingin terus bekerja sebaik mungkin.
"Yang penting kita kerja, kerja baik pasti dapat elektoral juga baik. Semua indah pada waktunya," kata dia.
Sebelumnya, Wakil Katua Umum Partai Golkar Firman Soebagyo mengatakan Golkar akan memberikan karpet merah untuk Emil yang disebut-sebut bakal bergabung ke Partai Golkar
"Kalau Kang Emil mau masuk Partai Golkar, tentunya pertama, Golkar akan apresiasi dan akan memberikan karpet merah," kata Firman saat dihubungi, Kamis (29/9).
Firman meyakini Emil memiliki pertimbangan bila akhirnya memilih menjadi kader Partai Golkar. Sebagai seorang teknokrat dan intelektual kampus, menurutnya, Emil pasti melihat bagaimana perjalanan Partai Golkar dalam membangun bangsa selama ini.
"Jadi kami terima kasih kalau mau gabung Golkar. Bahkan, kami harap tokoh teknokrat lain, intelektual lain yang mau diajak bangun bangsa ke depan bisa lebih baik, maju, alhamdulilah kalau bisa bersama Golkar, karena Golkar sudah berpengalaman mengelola pemerintahan selama sekian puluh tahun dan sampai hari ini," ujar dia. [tum]