WahanaNews.co, Jakarta - Hasil pemeriksaan mayat seorang remaja berusia 16 tahun yang merupakan anak perwira menengah (Pamen) TNI AU dengan inisial CHR, yang meninggal karena terbakar di Pos Spion Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, menunjukkan adanya enam luka tusuk. Luka-luka tersebut terletak di bagian dada.
Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Hariyanto, mengungkapkan temuan ini kepada para wartawan pada hari Jumat (29/9/2023).
Baca Juga:
Di Jaktim Ada Masjid Tjia Khang Hoo, Warga Sebut Simbol Toleransi Agama dan Budaya
Namun, untuk menentukan penyebab luka tusuk, diperlukan penyelidikan lebih lanjut oleh penyidik. Rumah sakit hanya dapat memastikan lokasi luka, yaitu di bagian dada depan.
Sebelumnya, seorang pemuda ditemukan tewas terbakar di area Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Terduga korban ini adalah anak dari seorang perwira menengah (Pamen) TNI AU.
Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Marsekal Pertama Adrian P Damanik, mengkonfirmasi penemuan jenazah tersebut, dan peristiwa ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga:
Anies Minta Timnya Cabut Laporan Usai Jokowi Luruskan Pernyataan Hak Kampanye Presiden
Sementara, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama R Agung Sasongkojati juga belum menerima laporan lengkap. Kasus tersebut ditangani oleh pihak kepolisian, karena korban bukan anggota TNI.
"Saya belum dapat informasi detail tentang hal itu. (Ditangani) Kepolisian, karena (korban) bukan anggota militer," ujar Agung.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.