WAHANANEWS.CO, Jakarta - Langkah besar kembali diambil Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala dengan menghadirkan eks pesawat kepresidenan Fokker F-28 yang pernah mengudara bersama Presiden ke-2 RI Soeharto, dan pesawat legendaris itu segera menjadi wajah baru museum di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Kolonel Kal Christian Tri Aryono mengungkapkan bahwa koleksi museum akan bertambah dengan hadirnya Fokker F-28 yang pernah difungsikan sebagai pesawat VVIP kepresidenan, sebagaimana disampaikannya di Muspusdirla, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (11/2/2026).
Baca Juga:
Kopassus Cup 2026 Jadi Milik Parako 1 Pasgat, Nange: Bukti Profesionalitas
“Untuk ke depannya yang kami tunggu, yang paling depan itu adalah Fokker F-28,” ujar Christian.
Pesawat tersebut direncanakan akan ditempatkan di halaman depan Muspusdirla sebagai titik utama perhatian pengunjung yang datang ke museum dirgantara tersebut.
“Sesuai perintah dari KSAU bahwa pesawat itu akan kami tempatkan di depan,” ujarnya.
Baca Juga:
TNI AU Kerahkan Caracal dan Boeing untuk Evakuasi Pesawat Jatuh
Penempatan di bagian terdepan museum itu, lanjut dia, merupakan arahan langsung dari Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono agar Fokker F-28 menjadi ikon edukatif yang mudah diakses publik.
“Itu untuk edukasi bahwa pesawat VVIP yang kami punya itu seperti apa,” katanya.
Dengan penempatan tersebut, pengunjung nantinya tidak hanya dapat menyaksikan dari luar, tetapi juga berkesempatan melihat langsung bagian dalam pesawat yang pernah menjadi sarana transportasi kepala negara tersebut.
Dengan demikian, museum berharap kehadiran Fokker F-28 mampu memperkaya wawasan sejarah dirgantara nasional sekaligus memberi pengalaman nyata bagi masyarakat tentang pesawat kepresidenan yang pernah dimiliki Indonesia.
[Redaktur: Angelita Lumban Gaol]