Menurut dia, tanpa adanya pendalaman kasus, Plate terlalu 'mahal' untuk ditetapkan sebagai tersangka.
"Hari ini saya simak baik-baik keterangan dari Kapuspenkum, ada pengakuan yang menyatakan dia meminta agar memberikan Rp500 juta untuk anak-anak setiap bulan dengan proyek kerugian negara yang Rp8 triliun," ujar Paloh.
Baca Juga:
Koalisi Permanen Prabowo: Soliditas Kian Erat, NasDem Masih Pikir-pikir
"Ya, kalau tidak ada pendalaman lebih lain untuk menemukan bukti-bukti yang lebih memberatkan, ya semakin sedih lagi kita. Terlalu mahal dia (Plate) untuk diborgol dalam kapasitas dirinya, sebagai menteri, sebagai sekjen partai, terlalu mahal," lanjut dia.
5. Tak sodorkan pengganti Plate di Kominfo
Partai NasDem tidak akan menyodorkan nama sebagai pengganti Menkominfo Johnny G. Plate usai dirinya ditetapkan jadi tersangka.
Baca Juga:
KPU Toba Tetapkan Pasangan Calon Bupati Terpilih Pasca Putusan MK
Surya Paloh menyebut soal pergantian posisi Menkominfo itu merupakan hak prerogatif presiden.
"Kalau kita konsisten, ini hak preogratif presiden, bagaimana kita mengajukan nama, salah-salah presiden enggak suka. Enggak ada yang lebih bodoh dari NasDem untuk tiba-tiba mengajukan nama baru tanpa diminta oleh presiden," kata Surya.
6. Tantang Kejagung periksa NasDem