WahanaNews.co, Jakarta – Jika terpilih menjadi Presiden 2024, Calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto mengatakan dirinya akan menerapkan politik tetangga baik
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam debat capres kedua di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).
Baca Juga:
Pigai: Indeks HAM 2025 Capai Skor 63,20, Tak Ada Aturan Prabowo Mengekang Kebebasan
"Seribu kawan terlalu sedikit. Satu lawan terlalu banyak. Kita akan menjalankan politik tetangga baik," ujar Prabowo.
Prabowo menjelaskan bahwa politik luar negeri Indonesia secara tradisi sejak awal merdeka adalah bebas aktif.
Dia juga menegaskan bahwa Indonesia menerapkan hubungan non-blok atau tidak memihak. Oleh karena itu, dia akan melanjutkan kebijakan itu jika menang di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Baca Juga:
Bahas Investasi Raksasa Rp100 T, Prabowo Panggil CEO Danantara ke Hambalang
"Tidak ikut blok-blok. Tidak ikut pakta. Ini akan saya teruskan," katanya.
"Dengan hubungan baik dengan semua kekuatan kita bisa amankan kepentingan nasional kita," ujar Prabowo lagi, mengutip Kompas.com.
Sebelumnya, Prabowo dalam visinya juga menekankan soal pentingnya kekuatan militer sehingga negara tidak diganggu oleh bangsa lain.
Sebagaimana diketahui, debat Pilpres ketiga yang menghadirkan para capres mengangkat tema tentang pertahanan dan keamanan, hubungan internasional dan globalisasi, serta geopolitik dan politik luar negeri.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.