WAHANANEWS.CO, Jakarta – Eks Wamemaker Immanuel Ebenezer atau Noel mengungkap ormas dan partai yang diduga ada dalam permainan kasus pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker. Noel mengatakan ormas itu tak bergerak di bidang agama.
Kendati demikian, dirinya belum mau menyebutkan lebih lanjut huruf "K" tersebut terletak di awal, tengah, maupun akhir nama partai dimaksud.
Baca Juga:
Soal Lelang Bus Transpatriot, Aliansi Ormas dan LSM Sebut “Demi Selamatkan Keuangan Daerah”
"Sudah, itu dulu clue-nya," ucap pria yang akrab disapa Noel tersebut saat ditemui sebelum sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026) melansir ANTARA.
Selain itu, Noel juga masih belum mau mengungkapkan warna partai yang bersangkutan.
Adapun selain partai, dia pun sempat menyebutkan adanya keterlibatan organisasi masyarakat (ormas) dalam kasus yang menyeret dirinya sebagai terdakwa.
Baca Juga:
Rumah Nenek Elina Dirobohkan Ormas, Ratusan Warga Surabaya Turun ke Jalan Tuntut Keadilan
Dia menjelaskan ormas bersama partai tersebut menerima aliran dana dari kasus dugaan pemerasan sertifikat K3.
"Ormas-nya yang jelas tidak berbasis agama," tutur dia.
Dalam kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kemenaker dan gratifikasi pada periode 2024-2025, Noel didakwa melakukan pemerasan terhadap para pemohon sertifikasi atau lisensi K3 senilai Rp6,52 miliar dan menerima gratifikasi.