WahanaNews.co | Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri menyebutkan terdapat motif instrumental yang mendorong Dhio Daffa Syahdilla atau DDS (22), membunuh keluarganya sendiri menggunakan racun.
Menurut Reza, motif sakit hati karena ikut dibebankan untuk menghidupi keluarga bisa saja menjadi alasan pelaku untuk menutup motif instrumental.
Baca Juga:
Menteri Pendidikan RI Resmikan Gedung Klinik Pratama di Kota Magelang
Motif instrumental yakni ada keinginan yang dicapai dari tindakan tersebut. Semisal untuk menguasai harta atau mendapatkan hak waris dari keluarga.
"Motif instrumental ini berbeda dengan emosional, kalau emosional ada rasa negatif yang mendorong pelaku melakukan itu, sementara instrumental manfaat apa yang ingin dia capai lewat pembunuhan itu," ujar Reza, yang tayang di program KOMPAS TV, dikutip Kamis (1/12/2022).
Raza juga meyakini pelaku tidak mengalami ganguan jiwa dan secara sadar melakukan perbuatannya. Hal ini bisa diketahui saat penyidik menggali keterangan pelaku hingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.
Baca Juga:
Seskab Teddy Naik Pangkat Jadi Letkol
Dalam proses pemeriksaan, penyidik pastinya memiliki penilaian dengan melihat kompetensi pelaku saat memberikan keterangan, kemampuan memahami pertanyaan dan bisa mempertangungjawabkan pernyataan yang diberikan.
Namun perlu juga digali mengenai motif instrumental tadi, sebab jika motif ini tidak didalami, ada kemungkinan aksi pembunuahn ini cara yang jitu untuk mendapatkan harta.
"Hal ini menurut saya perlu didalami, mudah-mudahan memberi gambaran sebetulnya rasa sakti hati emosional kah atau justru motif ini instrumental yang jadi penyebab utama pelaku melakukan kejahatan," ujar Reza.