WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, masih menjadi misteri yang terus diusut.
Pada Selasa (22/7/2025), Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) turun langsung memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) di sebuah rumah kos kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.
Baca Juga:
Risiko Meluas Meningkat, Korban Tewas Akibat Virus Ebola di RD Kongo Tembus 500
Pemeriksaan itu difokuskan pada sejumlah aspek penting, seperti kondisi bangunan, sistem penguncian kamar, dan rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, mengatakan pihaknya menaruh perhatian pada sistem pengamanan kamar yang disebut-sebut terkunci dari dalam saat jasad Arya ditemukan.
“Pintu itu hanya bisa dikunci dari dalam. Kami juga periksa kondisi kamar mandi, struktur bangunan, bahkan saluran air,” ujar Anam di lokasi.
Baca Juga:
Gelombang Panas Melanda, Sepanjang Juni Prancis Catat Hampir 9.000 Orang Tewas
Ia menambahkan, keterangan para tetangga juga dikumpulkan, termasuk tentang kondisi lingkungan saat malam kejadian.
Menurut Anam, suasana di sekitar kosan malam itu tergolong sepi dan tidak terdengar suara gaduh atau mencurigakan. Hanya suara hujan rintik-rintik yang terdengar, menambah keheningan di area tersebut.
Tidak ada saksi yang mengaku mendengar suara teriakan, benturan, atau percakapan tidak biasa.