“Nanti akan kita seleksi, [kalau] memenuhi syarat, baru kita mulai program tersebut,” tuturnya.
Menurut dia, program pelatihan ini merupakan bagian dari sistem pertahanan semesta Indonesia yang melibatkan seluruh komponen bangsa dalam upaya menjaga kedaulatan negara.
Baca Juga:
TNI AD Temukan Kotak Hitam Pesawat Jatuh di Pangkep
Ia juga memastikan bahwa pelaksanaan pendidikan komcad tidak akan mengganggu tugas pokok ASN di instansi masing-masing.
“Saya rasa ini akan sejalan dengan tugas mereka di ASN, ya. Ini kan hanya sekitar dua bulan mereka mendapatkan pelatihan komcad ini. Setelah itu, mereka kembali lagi melaksanakan tugas sebagai ASN. Jadi, tidak ada halangan ataupun konflik dari tugas-tugas mereka nantinya,” kata dia.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan sebanyak 4.000 ASN kementerian dan lembaga di Jakarta akan diikutsertakan sebagai komcad pada semester pertama tahun ini.
Baca Juga:
Pulihkan Transportasi, TNI AD Bangun Jembatan di Banyak Titik
Ia menjelaskan bahwa pelibatan ASN dalam komcad bertujuan menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air dalam pengabdian kepada negara, dengan sasaran peserta berusia 18 hingga 35 tahun yang akan mengikuti berbagai pelatihan dasar militer.
Pernyataan tersebut disampaikan Menhan saat memberikan materi kepada anggota Persatuan Wartawan Indonesia dalam kegiatan retret di Pusat Kompetensi Bela Negara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026).
[Redaktur: Angelita Lumban Gaol]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.