"Orang-orang yang tadi datang, ada lebih dari sepuluh orang, setelah sempat berargumentasi, lalu, belasan pria berbaju preman itu memukul saya," katanya.
Rofik mengaku mengalami pemukulan di bagian kepala sebelah telinga, rahang, bahu, sikut dan rusuk berkali kali. Bahkan dirinya juga sempat dipukul dengan kursi.
Baca Juga:
BI Jatim Catat Nilai Kerja Sama Rp55,8 Miliar dari Java Coffee Fest
"Yang sakit itu di telinga," ucapnya
Aksi pengeroyokan ini sempat didokumentasikan Fotografer Antara, Didik Suhartono yang juga ada di TKP. Para pelaku kemudian juga berusaha mengintimidasi Didik.
"Mas Didik sempat dipukul helm," kata dia.
Baca Juga:
Peduli Masyarakat Kurang Mampu, Gubernur Jawa Timur Ajak Manfaatkan Keringanan PKB
Beberapa saat kemudian, wartawan lain, Angga, Firman dan Ali pun datang untuk melerai. Namun, mereka turut menjadi korban pemukulan.
"Mereka melerai, tapi saya lihat ada yang kena pukul," ujar Rofik.
Para preman itu kemudian mengusir lima wartawan ini untuk pergi. Tapi mereka juga menahan dua motor dari milik korban.