Terpisah, Direktur Teknik PT Nanggala Kencana Rekatama Indonesia Zaenal menyoroti pengalaman historis Indonesia yang kerap bergantung pada pemasok alutsista asing.
Ia menilai ketergantungan tersebut menyimpan risiko serius berupa embargo dan gangguan rantai pasok akibat dinamika geopolitik.
Baca Juga:
TNI AL Siapkan 500 Pelaut untuk Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
Karena itu, Zaenal mendorong penguatan kemandirian industri pertahanan nasional.
Menurutnya, kemandirian akan menciptakan sistem pertahanan yang kuat dan berkelanjutan.
Selain memperkuat pertahanan, kemampuan mandiri juga diyakini menimbulkan efek gentar bagi pihak luar.
Baca Juga:
Danrem 042/Gapu dan Wakil Gubernur Jambi Turun ke Pasar Angso Duo, Pastikan Stok dan Harga Bapok Aman Jelang Ramadhan
Ia menilai Indonesia akan memiliki posisi tawar lebih kuat karena mampu memenuhi kebutuhan militernya sendiri.
“Hal ini meningkatkan posisi tawar Indonesia secara diplomatis,” ucap Zaenal.
Ia menambahkan pemerintah telah menempatkan kemandirian pertahanan sebagai visi strategis jangka panjang.