WAHANANEWS.CO, Jakarta - Sidang kasus pencemaran nama baik yang mempertemukan dua pengacara ternama, Hotman Paris dan Razman Nasution, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Kamis (6/2/2025) berlangsung ricuh.
Insiden bermula ketika Razman, yang berstatus sebagai terdakwa, tiba-tiba meluapkan emosinya saat persidangan sedang berjalan.
Baca Juga:
Hendak Mengadu ke Hotman Paris, Istri Korban Penembakan Polisi Dihalangi Oknum Aparat
Razman mendadak berdiri dan berupaya mendekati Hotman Paris yang duduk sebagai saksi. Kejadian ini dipicu oleh keputusan Majelis Hakim yang memutuskan jalannya sidang secara tertutup.
"Berdasarkan Pasal 153 ayat 36, karena materi perkara ini berkaitan dengan kesusilaan, maka persidangan dinyatakan tertutup untuk umum," ujar Ketua Majelis Hakim saat membacakan keputusan.
Mendengar putusan tersebut, Razman langsung melontarkan protes. Ia menilai keputusan itu tidak adil, mengingat bukti percakapan antara Iklima dan Hotman Paris sudah tersebar luas di publik. Selain itu, Razman juga menuding Hotman kerap membahas perkara ini secara terbuka di media sosialnya.
Baca Juga:
Fritz Hutapea Bongkar Alasan Usir Aspri Hotman Paris dari Acara Keluarga
Razman bersikeras agar sidang digelar secara transparan dan dapat disiarkan langsung oleh media. Namun, Majelis Hakim tetap berpegang pada keputusannya dan menolak permintaan tersebut.
Ketegangan semakin meningkat hingga sidang akhirnya diskors untuk meredakan situasi.
Setelah Majelis Hakim meninggalkan ruangan, Razman bangkit dan menghampiri Hotman Paris. Ia bahkan terlihat menyentuh pundak Hotman sebelum akhirnya petugas pengadilan segera melerai keduanya dan mengamankan Hotman ke luar ruang sidang.
Ketegangan tak berhenti di situ. Tim hukum Razman mulai berteriak, bahkan ada yang naik ke meja, semakin memperkeruh suasana. Razman terus menyerukan agar persidangan dibuka untuk umum dan menuntut pergantian Majelis Hakim.
Berdasarkan pantauan hingga pukul 12.15 WIB, sidang masih ditunda. Sementara itu, Hotman Paris melalui akun Instagram pribadinya mengungkapkan kemarahannya atas insiden tersebut.
"Razman berusaha memukul Hotman di ruang sidang! Tidak ada lagi penghormatan terhadap persidangan! Apakah Razman merasa berkuasa hingga bisa berbuat semaunya? Bahkan timnya ikut membuat kekacauan dengan naik ke meja dan menyerang!" tulis Hotman.
Dalam unggahan lainnya, Hotman menyebut nama Firdaus Diwobo yang disebut ikut naik meja dalam kekacauan tersebut. Ia juga mendesak Ketua Mahkamah Agung untuk mengambil tindakan tegas terhadap Razman dan melarangnya bersidang di seluruh pengadilan Indonesia.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]