Pada tahun 2019, Dudy aktif di politik dengan menjadi Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Maju. Hal ini menunjukkan keterlibatannya dalam ranah politik, memperluas jaringannya di kalangan pemerintahan.
Pengalamannya di sektor bisnis juga mencakup jabatan Komisaris PT Satui Terminal Utama dan Direktur di PT Dua Samudera Perkasa, perusahaan yang bergerak di bidang transportasi dan logistik, memperkuat pemahamannya dalam sektor transportasi.
Baca Juga:
Srikandi dan YBM PLN Tasikmalaya Salurkan Kacamata Gratis untuk 576 Pelajar
Dudy juga pernah berperan penting di Jhonlin Group, termasuk di PT Jhonlin Marine Trans yang bergerak di transportasi laut dan PT Jhonlin Air Transport, maskapai penerbangan regional di Indonesia. Pengalamannya ini relevan untuk tugas barunya.
Jhonlin Marine Trans bergerak di bidang transportasi laut untuk pemuatan kargo seperti bijih besi dan batubara. Sementara Jhonlin Air Transport fokus pada pelayanan penerbangan daerah-daerah terpencil di Kalimantan Selatan.
Karier profesional Dudy tidak hanya sebatas itu. Ia juga pernah menjadi Internal Audit di PT Dua Samudera Perkasa dan General Affairs Dept. Head di PT Tri Usaha Bhakti, menunjukkan bahwa ia memiliki pengalaman manajerial yang luas.
Baca Juga:
PLN ULP Cikedung Wujudkan Mimpi Listrik untuk Rakyat Prasejahtera
Tantangan ke depan
Sebagai seorang Menhub baru, Dudy tentunya mempunyai tugas untuk mengatasi tantangan salah satunya dunia aviasi di tanah air, seperti bandara kosong, hingga harga tiket pesawat yang dinilai tinggi.
Fenomena bandara kosong di Indonesia disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk penurunan populasi pesawat akibat pandemi COVID-19. Banyak bandara yang dibangun pada era sebelumnya kini sepi dari aktivitas penerbangan.