WAHANANEWS.CO, Jakarta - Akses warga yang terputus banjir di Sumatera Barat mulai menemukan harapan setelah TNI AD mengebut pembangunan jembatan darurat di berbagai titik terdampak bencana.
Upaya percepatan ini dilakukan untuk memulihkan jalur transportasi sekaligus mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat agar kembali berjalan normal.
Baca Juga:
Dari Cangkul hingga Tangan Kosong, Prajurit TNI Bersihkan Sekolah
Berdasarkan siaran pers resmi yang diterima, personel Bekang Kodam XX/Tanjungpura saat ini membangun beragam jenis jembatan, mulai dari jembatan Bailey, jembatan armco, hingga jembatan gantung di sejumlah kabupaten di Sumatera Barat.
Beberapa jembatan armco yang hampir rampung di antaranya Jembatan Armco Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
Per Kamis (15/1/2025), jembatan tersebut telah mendekati tahap akhir dan diproyeksikan segera dapat digunakan oleh masyarakat.
Baca Juga:
Satgas Gulbencal TNI AD Kirim 4 Unit Alat Berat, Percepat Penanganan Bencana di Tukka Tapanuli Tengah
Sementara itu, pembangunan Jembatan Armco Kampuang Jambu di Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, telah mencapai progres sekitar 80 persen.
Dalam siaran pers dijelaskan bahwa pengecoran armco dan alas jembatan telah selesai, dengan pekerjaan tersisa berupa pemasangan pembatas jembatan serta perbaikan jalan di ujung bantalan.
Untuk jembatan jenis Bailey, salah satu lokasi pembangunan berada di Muaro Busuak, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.