Dia meminta peran pemerintah dan penegak hukum di laut lebih gesit dalam mengawasi laut Natuna Utara dari Kapal Ikan Asing yang mengganggu nelayan tradisional setempat.
"Kami berharap peran pemerintah, peran penegak hukum dalam hal ini lebih gesit dan lebih giat lagi, untuk lakukan patroli rutin sehingga kapal-kapal tersebut bisa ditangkap," ujar dia CNNIndonesia, Jumat (25/4).
Baca Juga:
Politeknik Negeri Fakfak Kembangkan Mesin Es Balok Ramah Lingkungan, Dongkrak Produktivitas Nelayan Pesisir
Dia menambahkan, HNSI Provinsi Kepri sudah sering menerima keluhan nelayan Natuna akibat keberadaan Kapal Ikan Asing bebas menangkap ikan di laut Natuna Utara.
"Maraknya, terjadi KIA Vietnam ditemukan Nelayan Natuna beberapa hari ini dan minggu ini," tutur dia.
Selain maraknya Kapal Ikan Asing berbendera Vietnam, nelayan Natuna juga mengaku pernah melihat keberadaan Kapal perang Asing lalu lalang di laut Natuna Utara.
Baca Juga:
Komitmen Perkuat Perekonomian Pesisir, Amsakar-Li Claudia Serahkan Bantuan Sarana Tangkap Nelayan
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.