Fahri menanggapi Panca.
Dia mengatakan tak pernah setuju dengan PT 20 persen.
Baca Juga:
Investasi Rp 81,3 Triliun Dukung Program 3 Juta Rumah
Menurutnya, hal itu bisa dilacak dalam argumentasinya.
"Tapi saya memimpin sidang paripurna @DPR_RI yg menjadi syarat sah pengambilan keputusan. Masa gara2 saya tidak setuju dgn keputusan lalu saya lari dari tugas negara?. Apa kata dunia? ????????????," demikian kata Fahri di akun Twitter-nya.
Baik Fahri dan Panca sempat saling menanggapi sehingga terjadi Twitwar.
Baca Juga:
Fahri: Tanah Harus di Bawah Kementerian PKP
Bahkan, politikus Gerindra, Fadli Zon, ikut nimbrung dengan memberikan komentar bahwa dirinya yang saat itu memimpin paripurna kemudian menyerahkan ke Setya Novanto.
Juru Bicara DPP PKS, Muhammad Kholid, pun mengomentari Panca soal Fahri mewakili Fraksi PKS.
Kholid menegaskan, PKS dari awal konsisten menolak PT 20 persen, sehingga walk out saat paripurna.