Sebelumnya, kuasa hukum Sony lainnya, Krisna Murti, juga mengungkapkan bahwa kliennya mengaku menyimpan informasi mengenai sejumlah tokoh berpengaruh yang disebut memiliki peran penting dalam perkara tersebut.
Keterangan itu disampaikan Krisna saat memberikan penjelasan kepada media pada Jumat (5/6/2026).
Baca Juga:
Tangis Ayah Pecah di Hebron, Bayi Palestina Tewas Setelah Tentara Israel Lepaskan Tembakan
Menurut Krisna, Sony selama ini merasa ditempatkan sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas dugaan penyimpangan pengelolaan titik-titik dapur SPPG.
Ia menyebut terdapat fakta-fakta lain yang menurut Sony belum sepenuhnya terungkap dalam proses hukum yang sedang berjalan.
"Selama ini dia dipojokkan bahwa dia adalah yang menjual titik-titik dapur, dia yang menjual, dia yang mempermainkan dapur-dapur itu. Padahal, menurut Pak Sony bahwa beliau dalam tekanan, ada atensi gitu lho. Diatensi oleh nama-nama besar yang akan beliau sampaikan nanti sendiri gitu lho," kata Krisna.
Baca Juga:
Jangan Tergiur! OJK Sebut Nonton Drama China hingga Klik Iklan Jadi Modus Penipuan Baru
Krisna mengatakan Sony meyakini ada pihak lain yang memiliki pengaruh lebih besar dibanding dirinya dalam perkara tersebut.
Ia menyebut kliennya tidak ingin seluruh beban tanggung jawab diarahkan hanya kepada dirinya sementara pihak lain yang diduga berperan belum tersentuh proses hukum.
"Beliau ditekan, bahwa otaknya bukan beliau. Bahwa jangan disangkakan jual dapur-dapur itu adalah beliau," ujarnya.