Pria asal Belitung itu mengaku sengaja keluar dari Pertamina agar bisa mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Ahok pun menjelaskan Mantan Gubernur DKI itu juga menegaskan akan fokus kampanye untuk Ganjar-Mahfud di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Baca Juga:
Ahok Diperiksa Hampir Delapan Jam, Bilang Kaget Ada Penyimpangan di Perusahaan
Ia akan total bergerak memenangkan Ganjar-Mahfud di sisa hari menuju pencoblosan pada 14 Februari 2024.
Namun langkah Ahok ini tidak diikuti seluruh pendukungnya atau kerap disebut Ahoker. Sejumlah Ahoker klaim balik arah dan memutuskan mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Melansir Warta Kota, sejumlah orang yang mengklaim sebagai pendukung Ahok menyampaikan deklarasi mendukung Prabowo-Gibran setelah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memutuskan untuk memberikan dukungannya kepada Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024.
Baca Juga:
Kejagung Dalami Peran Ahok di Kasus Pertamina yang Diduga Tahu Adanya Korupsi
Dalam sebuah tayangan video yang viral, terlihat beberapa orang yang mengaku sebagai pendukung Ahok secara tiba-tiba menyatakan dukungan mereka untuk Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024.
Salah satu individu yang ikut serta dalam deklarasi tersebut adalah seorang advokat dan mantan pengacara Ahok pada tahun 2017, yakni C. Suhadi.
Suhadi menyatakan bahwa pernyataan Ahok yang mendukung Ganjar Pranowo tidak memiliki dampak apa pun terhadap sejumlah orang yang mengaku sebagai pendukung Ahok.