Latar cerita berpusat di sebuah lembaga pemasyarakatan fiktif bernama Labuhan Angsana, tempat para narapidana harus menghadapi ancaman supranatural di tengah realitas sistem penjara yang sarat ketidakadilan.
Film ini juga sempat menarik perhatian internasional setelah ditayangkan dalam ajang Berlinale Film Festival 2026, memperkuat posisinya sebagai salah satu karya Indonesia yang mendapat sorotan global.
Baca Juga:
Joko Anwar Hadirkan Ghost in the Cell, Kisah Napi Hadapi Teror Hantu dan Ketidakadilan
Deretan aktor papan atas seperti Abimana Aryasatya, Rio Dewanto, Lukman Sardi, Bront Palarae, Tora Sudiro, hingga Aming turut memperkuat daya tarik film ini di layar lebar.
Hingga kini, Ghost in the Cell masih terus diputar di berbagai jaringan bioskop di seluruh Indonesia, dengan tren penonton yang diperkirakan masih akan bertambah dalam beberapa waktu ke depan.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.