Sebagai catatan, kebijakan YouTube pada dasarnya membatasi praktik jual beli akun karena menyangkut aspek kepemilikan, keamanan, dan verifikasi kanal.
Pengalihan kanal biasanya harus mengikuti aturan resmi yang ditetapkan oleh platform.
Baca Juga:
Akun Gmail Jadi Sasaran Peretasan, Begini Cara Mengetahuinya
Unggahan Bobon Santoso pun langsung memicu beragam reaksi dari warganet.
Sebagian mengaku terkejut dengan nilai penawaran yang dipasang, sementara lainnya menduga langkah tersebut hanya strategi konten atau eksperimen sosial.
Tak sedikit pula yang menilai harga Rp 20 miliar terlalu tinggi, meski jumlah pelanggan kanal Bobon tergolong sangat besar.
Baca Juga:
YouTube Dilarang untuk Anak Usia di Bawah 16 Tahun, Pemerintah Australia Tegas Lindungi Generasi Muda
Sampai berita ini ditulis, Bobon Santoso belum memberikan pernyataan lanjutan terkait kelanjutan rencana pensiun maupun penjualan kanal YouTube miliknya.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.