Polisi menyebut, mereka berdua merupakan orang yang ada di video porno berdurasi 19 detik yang beredar di media sosial.
"Keterangan dari saudari GA dan
MYD dikuatkan lagi oleh ahli forensik yang ada, juga ahli ITE. Saudari GA mengakui, dan MYD juga mengakui, bahwa yang
ada di video tersebut, yang beredar di media sosial itu, memang adalah dirinya sendiri. Dia akui itu dirinya sendiri, dan terjadi sekitar tahun 2017, di salah
satu hotel Medan," ucap Yusri.
Baca Juga:
Profesi Mentereng, Inilah Arfito Hutagalung: Pria Batak yang Diduga Pacari Naysilla Mirdad
Dalam perkara ini, keduanya
disangkakan Pasal 4 ayat (1) jo Pasal 29 dan atau Pasal 8 UU Nomor 44 tentang
Pornografi.
Yusri juga menyatakan bahwa polisi tengah
mencari siapa penyebar pertama video itu.
"(Penyebar pertama) masih kita
terus melakukan pengejaran. Ini baru PP sama MN yang penyebar masif video
itu," kata Yusri. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.