Jadi, jika orang tua kerap berteriak karena hal yang dilakukannya, anak-anak mungkin akan melakukan hal yang lebih berbahaya di lain waktu.
Oleh karena itu, berteriak sebenarnya bukanlah solusi yang tepat untuk menegur si kecil atas kesalahannya.
Baca Juga:
Polres Labusel Ringkus DPO Kasus Dugaan Asusila Terhadap Anak
Anak mungkin akan menurut setelah mendengar teriakan orang tuanya hingga usia tertentu.
Namun, penelitian menunjukkan, teriakan ke anak-anak juga akan membuat mereka lebih agresif saat menemukan cara baru untuk membela dirinya.
Menyebabkan perubahan pada otak
Baca Juga:
Si Jago Merah Ngamuk di Nias, 3 Rumah Terbakar, 5 Orang Meninggal Dunia
Berteriak saat anak melakukan kesalahan sejatinya merupakan hasil dari emosi negatif orang tua.
Pikiran negatif inilah yang kemudian memengaruhi zat kimia di otak ibu dan ayah, sehingga membuat Anda berteriak secara sadar maupun tidak.
Penelitian di National Library of Medicine menyebutkan, otak manusia lebih banyak memproses dan melekat pada pikiran negatif daripada positif.