"Saya rasa kita perlu edukasi pasien untuk lebih pintar, ya. Tanyakan ke dokternya obatnya apa, efek sampingnya apa. Kan obat itu bukannya tanpa efek samping. Sebagus-bagusnya obat, pasti ada efek samping yang dokternya harus asesmen," tuturnya.
Dicky menegaskan target utama dalam menurunkan berat badan adalah mengurangi massa lemak, bukan sekadar menurunkan angka berat badan secara cepat.
Baca Juga:
Demo Mahasiswa Soroti Kopdes Merah Putih, Menkop Beri Respons Tegas
Penurunan berat badan yang terlalu drastis justru dapat meningkatkan hormon stres dan memicu peradangan dalam tubuh.
Menurutnya, penurunan berat badan yang ideal dilakukan secara perlahan namun konsisten agar manfaat kesehatan dapat diperoleh secara optimal.
"Prinsipnya penurunan berat badan itu lebih bagus pelan-pelan tapi steady, dibandingkan langsung turun secara drastis. Makanya, biasa kita targetnya lima persen dalam tiga bulan itu sudah bagus," ujar Dicky.
Baca Juga:
Damai dengan AS, Iran Berpeluang Kantongi Dana Investasi Rp5.342 Triliun
Ia mencontohkan seseorang dengan berat badan 80 kilogram idealnya menurunkan sekitar 4 kilogram dalam tiga bulan atau sekitar 1 kilogram per bulan.
Bahkan, penurunan berat badan sekitar 500 gram per minggu sudah tergolong baik dan sehat untuk dipertahankan dalam jangka panjang.
[Redaksi: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.