Masalah kemudian menjadi lebih besar ketika sekolah dimulai terlalu pagi, sebab siswa tetap harus bangun lebih awal meski tubuhnya belum memperoleh waktu istirahat yang cukup.
Kondisi tersebut membuat banyak remaja masuk kelas dalam keadaan mengantuk, kurang fokus, dan tidak berada dalam kondisi terbaik untuk menyerap pelajaran.
Baca Juga:
Dendam Kakaknya Dikeroyok, Adik Tikam Seorang Remaja di Nias hingga Tewas
Sejumlah peneliti menilai perubahan jadwal sekolah dapat menjadi salah satu cara untuk membantu remaja mendapatkan waktu tidur yang lebih sehat.
Penelitian di Swiss menemukan bahwa sistem jam belajar yang lebih fleksibel mampu memberikan dampak positif bagi siswa.
Sebuah sekolah menengah di St. Gallen menerapkan pilihan jam masuk sekolah pukul 07.30 atau 08.30 pagi.
Baca Juga:
Lestari Moerdijat Ajak Remaja Jujur Cantumkan Usia di Media Sosial demi Keamanan Digital
Hasilnya, sebanyak 95 persen siswa memilih memanfaatkan kesempatan untuk datang lebih siang.
Para siswa yang memilih masuk lebih siang tercatat bangun sekitar 40 menit lebih lambat dibandingkan sebelumnya.
Mereka juga memperoleh tambahan waktu tidur rata-rata 45 menit lebih lama pada hari sekolah.