Dalam bahasa Ukraina, Holodomor berarti "mati karena
kelaparan". Dari tahun 1932-1933, hampir 7 juta
orang mati kelaparan di bawah rezim Uni Soviet.
Jika dilihat dari jumlah korbannya,
peristiwa ini dapat disejajarkan dengan Holocaust
yang dilakukan oleh Hitler.
Baca Juga:
James Cameron Cetak Sejarah, Empat Filmnya Tembus Pendapatan Miliaran Dolar
Beberapa sejarawan menganggap kalau
dalang di balik peristiwa ini, Joseph Stalin, sengaja memakai Holodomor untuk memusnahkan Kulak (kelas petani kaya) yang ia anggap
sebagai musuh dari kelas proletar.
Namun, ada juga spekulasi yang
menyebutkan kalau kelaparan itu bertujuan untuk melemahkan nasionalisme
penduduk Ukraina, mengingat kaum nasionalis Ukraina pernah melakukan perlawanan
terhadap faksi Bolshevik selama Perang Sipil Rusia.
Apapun alasannya, Holodomor adalah sebuah peristiwa yang sangat keji dan tidak
berperikemanusiaan.
Baca Juga:
Fakta-Fakta Sejarah Komunitas Orang Yahudi di Indonesia, Berjaya Pada Zaman Kolonial
6. Kelaparan Besar Tiongkok