WAHANANEWS.CO, Jakarta - Istilah "psikopat" sering kali dihubungkan dengan sosok yang kejam dan tak segan menyakiti, bahkan membunuh orang lain. Namun, sebenarnya, psikopat bukanlah istilah medis resmi.
Dalam dunia psikiatri, gangguan yang biasanya diasosiasikan dengan perilaku psikopat lebih tepat disebut dengan gangguan kepribadian antisosial atau Antisocial Personality Disorders (ASPD).
Baca Juga:
Psikopat Pagar Alam Jagal Ratusan Kucing, Daging Dijual Mengaku Kambing — Polisi Bekuk di Penginapan
Meskipun demikian, masih banyak kebingungan mengenai hal ini, dan seringkali istilah tersebut disalahartikan.
Lantas, apa yang sebenarnya mendasari gangguan ini?
Seringkali, kata "psikopat" melekat pada individu yang dikenal kejam dan tidak segan melakukan kekerasan, bahkan pembunuhan.
Baca Juga:
Mengenal Psikopat di Tempat Kerja: Apakah Bos Anda Termasuk?
Namun, penting untuk diketahui bahwa psikopat bukanlah diagnosis resmi dalam dunia medis.
Menurut Eric Patterson, seorang konselor berlisensi dari Cabot, Pennsylvania, terdapat banyak informasi yang keliru mengenai psikopat, salah satunya adalah penggunaan kata 'psiko' yang selalu diasosiasikan dengan konotasi negatif.
Dalam dunia psikiatri, individu yang memiliki kecenderungan psikopat sebenarnya mengalami gangguan kepribadian antisosial (ASPD), yang masuk dalam kategori gangguan kepribadian.