"Kadang-kadang sepi, kadang-kadang naik ya. Kadang kita sudah capek juga cuma 1 juta doang gitu. Itu juga pernah gitu loh. Jadi ya disyukuri aja gitu," ucapnya.
Aksi tersebut dilakukan dengan peralatan sederhana seperti speaker portabel dan kotak kardus sebagai wadah saweran dari masyarakat yang melintas di lokasi.
Baca Juga:
Mantan Karyawan Laporkan Ashanty, Istri Anang Siap Balas dengan 3 Pasal
Namun, kegiatan tersebut tidak berlangsung lama karena petugas Dinas Perhubungan (Dishub) segera melakukan penertiban di lokasi.
"Itu kalau di situ kan khusus untuk tukang dagang. Soalnya perbatasan itu memang area tukang dagang," ujar petugas Dishub, Anjaya.
Petugas menilai lokasi yang digunakan bukan diperuntukkan bagi aktivitas mengamen sehingga berpotensi mengganggu ketertiban dan fungsi ruang publik.
Baca Juga:
Diduga Melakukan Penipuan Warga Surabaya Polisikan Lisa Mariana
"Kalau bisa saya mau pindahin ke pos, kalau pas itu kan keamanan enggak jadi soal," terangnya.
Dishub menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas tetap menjadi prioritas utama, terutama di area jalan yang padat aktivitas kendaraan.
"Yang penting kita tetap standby di posisi jalan ini, untuk pengaturan lalu lintas," tegas Anjaya.