Platform digital kini ikut dimanfaatkan sebagai alat untuk membangun gerakan publik, menyebarkan aspirasi, dan mengorganisasi massa dalam berbagai isu.
"Media sosial bahkan berperan sebagai sarana mobilisasi massa, wadah gerakan sosial, hingga instrumen yang turut memengaruhi dinamika politik di berbagai negara," papar Ida.
Baca Juga:
Kinerja Melesat 345,97 Persen, PTDI Rombak Struktur Pengurus Perusahaan
Ia menilai peran media sosial dalam gerakan publik dapat terlihat dari berbagai peristiwa besar di dunia.
Salah satu contoh yang disorot adalah fenomena Arab Spring yang menunjukkan bagaimana platform digital mampu mengorganisasi gerakan masyarakat dalam skala luas.
Menurut Ida, kondisi itu membuktikan bahwa media sosial telah menjadi salah satu elemen penting dalam sistem demokrasi modern.
Baca Juga:
Soundbar Berubah Jadi 'Keyboard Hantu', Komputer Korban Bisa Diperintah Diam-diam
Ruang digital memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara lebih cepat dan terbuka.
Namun, kekuatan tersebut juga membuat arus informasi di media sosial menjadi sangat dinamis dan sulit sepenuhnya dikendalikan.
Pemanfaatan media sosial untuk kepentingan publik turut menjadi perhatian kalangan akademisi internasional.