WAHANANEWS.CO, Jakarta - Di saat teknologi menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan modern, masih ada komunitas yang hidup menyatu dengan alam secara ekstrem.
Salah satunya adalah Suku Bajo, kelompok etnis maritim yang dikenal dengan kemampuan menyelam luar biasa hingga kedalaman 70 meter hanya dengan sekali tarikan napas.
Baca Juga:
Hashim Kukuhkan 20 Ormas Baru, FORMAS Siapkan Kekuatan Sipil Kawal Program Prabowo
Kemampuan ini bahkan menginspirasi karakter Suku Metkayina dalam film Avatar: The Way of Water karya James Cameron.
“Mereka adalah contoh nyata dari adaptasi manusia terhadap lingkungan ekstrem,” ujar Melissa Ilardo, peneliti dari University of Utah yang mempelajari genetika penyelam Bajo.
“Ini adalah bukti hidup bahwa evolusi masih terjadi dalam skala mikrogenetik.”
Baca Juga:
Laba BUMN Melesat di Semester I 2026, MARTABAT Prabowo-Gibran: Danantara Mulai Tunjukkan Arah Positif
Siapakah Suku Bajo?
Suku Bajo, juga dikenal sebagai Bajau, Sama, atau Badjaw, adalah masyarakat pesisir yang hidup di atas air dan bergantung sepenuhnya pada laut.
Mereka dulunya hidup nomaden di atas perahu, menggunakan bintang sebagai penunjuk arah.