WahanaNews.co | Ada berbagai cara untuk merayakan hari Natal. Di antaranya adalah memajang dan menghias pohon Natal.
Dekorasi ini biasanya diambil dari pinus, cemara, atau menggunakan pohon imitasi yang sering kali dijual di toko-toko aksesoris.
Baca Juga:
Kado Natal Menyongsong Tahun Baru, Pemdes Pulo Pakkat Salurkan BLT Dana Desa
Pohon Natal dapat dipajang di rumah, ruang pertemuan, gereja, atau pusat perbelanjaan dengan cara dihias menggunakan berbagai macam dekorasi.
Di antaranya adalah bintang, lampu kelap-kelip, pita, mistletoe, boneka kue jahe, termasuk tumpukan kado berisi hadiah.
Dekorasi ini biasanya diambil dari pinus, cemara, atau menggunakan pohon imitasi yang sering kali dijual di toko-toko aksesoris.
Pohon Natal dapat dipajang di rumah, ruang pertemuan, gereja, atau pusat perbelanjaan dengan cara dihias menggunakan berbagai macam dekorasi.
Baca Juga:
Momen Natal, KAI Commuter Bandung Siap Antar Pengguna Menuju Pusat Ibadah dan Wisata
Di antaranya adalah bintang, lampu kelap-kelip, pita, mistletoe, boneka kue jahe, termasuk tumpukan kado berisi hadiah.
Meski pohon Natal menjadi bagian yang tak terpisahkan saat 25 Desember, bagaimana asal muasalnya hingga populer di seluruh dunia?
Berasal dari Eropa Utara