Ia menilai pemerintah Indonesia hanya berfokus pada floranya dan masih kurang maksimal.
“Hanya kayu aja yang diurusin, tebang kayu jualan kayu, nahh binatangnya ini sebetulnya sumber koemersialisasi untuk mendatangkan visa,” kata Japto.
Baca Juga:
Akhiri Kesalahpahaman, Keakraban Japto-Hercules Satukan Pemuda Pancasila dan GRIB
Menurutnya olahraga berburu ini punya potensi menjadi sumber komersialisasi untuk mendapatkan visa.
“Di Afrika itu rata-rata kita lihat data-datanya, 40 persen pendapatan pemerintahnya dari berburu,” kata Japto.
Ia menilai di Indonesia hutan seperti gudang.
Baca Juga:
Resmikan MPP di Medan, Japto Soelistyo Sebut Sumut Jadi Role Model Pemuda Pancasila
“Hutan dibuat kaya gudang, yang dijagain pintunya, isinya kaga tau,” kata Japto.
Contohnya kata Japto, “kalau di hutan itu binatang yang paling kuat itu gajah, kalau gajah itu ribuan di satu hutan binatang lain gak makan, habis sama dia. Jadi hutan itu bisa menampung, berapa ribu gajah, berapa ekor rusa baru bisa seimbang,” ujarnya.
Lebih rincinya lagi ia menjelaskan funsi dari pengendalian populasi pada hutan.