Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut jelas merugikan konsumen.
Dalam unggahan video lanjutan, perekam memaparkan kronologi kejadian yang dialaminya sekitar pukul 08.00 WIB saat hendak berangkat kerja.
Baca Juga:
Kemendag Pastikan Perlindungan Konsumen di Indonesia dengan Pembinaan Pelaku Usaha
Ia mengatakan mengisi BBM jenis Pertalite senilai Rp 30.000 di SPBU yang berada tepat di belakang Senayan City.
“Gua enggak tahu itu kode swasta atau kode pemerintah dengan kode 34,” ujar dia.
Ia menjelaskan bahwa indikator pengisian pada dispenser terlihat berjalan normal dari nol hingga nominal Rp 30.000 sebelum pengisian dinyatakan selesai.
Baca Juga:
Pembeli BBM di SPBU Tetap Mengular Meski Harga Pertalite Naik
Namun setelah proses tersebut, ia mengaku BBM sama sekali tidak masuk ke dalam tangki motornya.
Perekam kemudian membuka lubang tangki dan memperlihatkan jarum indikator BBM yang tetap berada di posisi kosong.
“Tadi itu gua isi bensin Rp 30.000, tapi ini enggak keisi nih,” ujarnya.