Ia menyebutkan bahwa dalam kondisi normal, pengisian BBM dengan nominal tersebut seharusnya terlihat jelas pada indikator.
Namun kali ini, menurutnya, hanya indikator dispenser yang berjalan, sementara BBM tidak mengalir ke tangki.
Baca Juga:
Kemendag Pastikan Perlindungan Konsumen di Indonesia dengan Pembinaan Pelaku Usaha
“Biasanya kan kalau isi Rp 30.000 pasti keisi,” katanya.
Ia menilai kejadian tersebut sebagai sesuatu yang tidak wajar dan merugikan.
Dalam video itu pula, perekam memperlihatkan dua petugas SPBU berseragam hitam dengan garis putih dan logo Pertamina.
Baca Juga:
Pembeli BBM di SPBU Tetap Mengular Meski Harga Pertalite Naik
Ia menjelaskan kepada petugas bahwa BBM tidak terisi meskipun indikator pada dispenser telah menunjukkan proses pengisian selesai.
“Awalnya beli pertama itu pakai debit, ini saya bayar pakai cash,” ujar dia kepada salah satu petugas.
Ia kembali menegaskan bahwa pembayaran dilakukan secara tunai dan meminta petugas mengecek rekaman kamera pengawas untuk memastikan kejadian tersebut.