Kisaran tinggi badan normal berbeda-beda pada orang-orang dari latar belakang etnis yang berbeda, dengan DNA sebagai penentu utama.
Beberapa kondisi genetik, termasuk down sindrom dan sindrom Marfan, juga dapat memengaruhi tinggi badan seseorang saat dewasa.
Baca Juga:
Jelang Tenggat TikTok Kena Banned 5 April, Trump Buka Suara
Hormon
Tubuh memproduksi hormon yang memerintahkan lempeng pertumbuhan untuk membuat tulang baru. Hormon-hormon tersebut meliputi:
- Hormon pertumbuhan
Baca Juga:
Masyarakat Diminta Waspada, Penipuan Modus Fake BTS Jelang Mudik Sedang Marak
Hormon ini dihasilkan di kelenjar pituitari dan merupakan hormon yang sangat vital untuk perkembangan tubuh.
Beberapa kondisi kesehatan dapat menghambat produksi hormon pertumbuhan oleh tubuh, yang pada gilirannya dapat berdampak pada tinggi badan.
Contohnya, anak-anak yang mengalami kondisi genetik langka yang disebut defisiensi hormon pertumbuhan bawaan akan mengalami pertumbuhan yang jauh lebih lambat dibandingkan dengan anak-anak lainnya.