WahanaNews.co | Penerbangan pesawat dari Amerika Serikat menuju China banyak yang diputar balik meski sudah setengah perjalanan. Apa masalahnya?
Baru-baru ini, penerbangan pesawat Delta Airlines dari Seattle menuju ke Shanghai tiba-tiba putar balik. Padahal mereka sudah di tengah perjalanan menuju ke destinasi tujuan.
Baca Juga:
Belum Kantongi Izin, Indonesia Airlines Dilarang Terbang di Langit Nusantara
Insiden putar baliknya pesawat Delta Airlines itu menyebabkan protes keras dari Konsulat Jenderal China di San Fransisco.
Dikumpulkan dari beberapa sumber, Selasa (4/1/2022), rupanya ada permasalahan antara pihak maskapai dengan pihak Bandara Internasional Shanghai Pudong.
Pihak bandara Shanghai meminta pesawat-pesawat dari Amerika untuk memperpanjang waktu di darat mereka.
Baca Juga:
Dulu Kerja di PLN, Kini Iskandar Jadi Bos Maskapai Indonesia Airlines
Perpanjangan waktu ground time itu disinyalir untuk proses pembersihan pesawat yang disyaratkan oleh pihak bandara.
Namun oleh pihak maskapai, kebijakan itu ditolak karena memperpanjang waktu di darat berarti biaya juga akan makin membengkak dan memberatkan operasional maskapai.
Kebijakan baru itu ternyata juga berlaku untuk maskapai dari Asia. Maskapai China Airlines dan EVA Air dari Taiwan yang jadi korbannya.