Untuk mengantarkan paket itu, Bandiman meminta
ongkos sebesar Rp 25.000, tapi dia malah diberikan Rp 30.000.
Perempuan tersebut mengaku paket itu dikirimkan
oleh seseorang bernama Pak Hamid yang tinggal di kawasan Pakualaman untuk seseorang
bernama Tomi di Kapanewon Kasihan, Bantul.
Baca Juga:
Kisah Abimanyu Lolos UNY, Sewa Laptop Saat Ujian CBT Domisili
Sesampai di alamat tujuan, Tomi merasa tidak
memesan paket takjil.
Tomi juga tidak mengenal dengan Hamid yang
tinggal di kawasan Pakualaman.
Karena paket itu ditolak, Bandiman membawanya
pulang untuk makanan berbuka puasa.
Baca Juga:
1.054 Lulusan Pascasarjana UGM Jalani Proses Wisuda
Makanan itu disantap bersama anak dan istrinya.
"Anak saya bilangnya pahit panas dan lari
ke kulkas minum," sebut Bandiman.
Ketika berjalan, Naba (8), anak Bandiman,
mendadak tersungkur.