WahanaNews.co | Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan pihaknya kewalahan melakukan skrining kepada wisatawan yang membludak. Hal ini diungkapkan langsung oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.
"Lha pie mau apa lagi? Yang penting sudah vaksin aja," ujarnya kepada wartawan saat diwawancarai di kantor Gubernur DIY, Senin (4/10/2021).
Baca Juga:
Strategi Hemat Liburan, Ini Waktu Terbaik Pesan Hotel agar Murah
Sultan mengakui, membeludaknya wisatawan masuk ke DIY membuat pengawas menjadi sulit. Ia pun berharap, PPKM Level 3 bisa diperpanjang untuk mengantisipasi orang tanpa gejala (OTG) berkeliaran.
"Tapi memang kemungkinan yo diperpanjang. OTG selama fluktuatif ya mestinya diperpanjang," jelasnya.
Kemungkinan DIY turun ke level II PPKM, Sultan mengaku, sampai saat ini belum ada pemberitahuan dari pemerintah pusat. Termasuk, rencana meeting dengan pemerintah pusat.
Baca Juga:
Danrem 042/Gapu Silaturahmi ke Kantor Bupati Kerinci, Perkuat Sinergi Program Strategis dan Stabilitas Wilayah
Terpisah, Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad mengakui, pemeriksaan wisatawan yang masuk ke DIY cukup menyulitkan pihaknya.
Sebab, jumlah wisatawan sangat banyak ditambah dengan destinasi yang nekat menerima tamu.
"Karena jumlah (destinasi wisata yang buka) terlalu banyak, ya kita kesulitan. Bukan sanksi juga, sekian bulan belum buka, alasan cari nafkah untuk makan. Ya kita kesulitan untuk penyekatan," kata Noviar.