WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kobaran api raksasa membakar habis Bus PO Antar Lintas Sumatera (ALS) usai terlibat tabrakan maut dengan mobil tangki pengangkut BBM di Kelurahan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, pada Rabu (6/5/2026), hingga menewaskan 16 orang dalam tragedi mengerikan di jalur lintas Sumatera tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban meninggal dunia terdiri dari 14 penumpang Bus ALS dan dua orang dari mobil tangki BBM yang ikut terbakar setelah benturan keras memicu ledakan dan kobaran api besar.
Baca Juga:
Sudah Ditahan KPK, Ajudan Bupati Tulungagung Ternyata Masih Terima Gaji ASN
Sementara itu, empat penumpang dilaporkan selamat dan kini menjalani perawatan di Puskesmas Karang Jaya, dengan tiga korban mengalami luka bakar serius dan satu lainnya menderita luka ringan.
Peristiwa maut itu diduga bermula saat Bus ALS melaju dari arah Kota Lubuklinggau menuju Kabupaten Muratara, sedangkan mobil tangki minyak datang dari arah berlawanan menuju Lubuklinggau.
Sesampainya di lokasi kejadian, kedua kendaraan tersebut bertabrakan hebat hingga menyebabkan tumpahan BBM yang langsung menyambar api dan membakar seluruh badan bus serta mobil tangki hanya dalam hitungan menit.
Baca Juga:
Grace Natalie Tersandung Kasus Video JK, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum
Dalam rekaman video amatir berdurasi 9 menit 35 detik yang beredar di media sosial, kobaran api tampak melahap habis armada bus disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke udara.
"Coba telepon PLN, telepon Damkar!" teriak salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian sambil menyaksikan api semakin membesar.
Situasi di sekitar lokasi berubah mencekam karena beberapa kali terdengar suara ledakan kecil yang diduga berasal dari ban maupun tangki bahan bakar kendaraan.
Kerumunan warga terlihat memadati pinggir jalan lintas dan area perkebunan sawit sekitar lokasi sambil merekam detik-detik kebakaran hebat tersebut dari jarak aman.
"Di Karang Jaya, kejadian mobil bertumburan langsung kebakaran," kata perekam video yang menggambarkan kondisi mengerikan di lokasi kejadian.
Tidak sedikit warga yang histeris dan syok melihat para penumpang diduga terjebak di dalam bus ketika api dengan cepat membesar dan menghanguskan kendaraan.
"Penumpangnya hampir kena bakar semua, tidak dapat turun," sambung suara dalam video dengan nada panik.
Di tengah kobaran api, sejumlah barang bawaan penumpang tampak berserakan di badan jalan karena tidak sempat dievakuasi saat api menjalar cepat ke seluruh bagian kendaraan.
Beberapa karung berisi buah-buahan juga terlihat pecah dan tumpah di aspal jalan usai benturan keras yang terjadi antara kedua kendaraan tersebut.
"Aduh, kepala manusia itu!" ujar warga lain yang menyaksikan langsung kondisi tragis di lokasi kejadian.
Petugas lapangan yang mengenakan rompi keselamatan oranye dan helm kuning tampak sudah berada di area lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pengamanan di sekitar titik kebakaran.
Akibat insiden tersebut, arus lalu lintas di Jalinsum sempat mengalami kemacetan total karena warga dan kendaraan menumpuk di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa ini pun viral di media sosial setelah video kobaran api besar dan suasana panik warga tersebar luas di berbagai platform digital.
Kasat Lantas Polres Lubuklinggau, AKP M. Karim, membenarkan adanya kecelakaan maut tersebut dan menyebut pihak kepolisian masih melakukan proses identifikasi di lapangan.
"Iya benar ada kecelakaan, kita sekarang masih berada di lapangan," singkatnya.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih terus melakukan pendataan korban serta penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut yang memicu kebakaran hebat tersebut.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]