BKSDA Riau kemudian melakukan bedah bangkai pada Rabu (3/2/2026) untuk mengetahui penyebab kematian satwa tersebut.
Dari hasil pemeriksaan, gajah tersebut diperkirakan telah mati sekitar 10 hari sebelum ditemukan.
Baca Juga:
Amir Nyaris Tewas Diterkam Harimau Sumatera di Lampung Barat, Anak Selamatkan dengan Teriakan
"Kondisinya sudah mengalami pembusukan, perkiraan kematiannya lebih kurang 10 hari," lanjut Rini.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kematian gajah Sumatera tersebut merupakan akibat tindakan pembunuhan yang dilakukan secara sengaja.
"Gajah liar itu tewasnya dibunuh secara sengaja. Ini ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab," ujar Irjen Herry Heryawan saat menjawab pertanyaan mahasiswa dalam kuliah umum di Universitas Lancang Kuning (Unilak), Kota Pekanbaru, Jumat (6/2/2026).
Baca Juga:
Jadi Lambang NKRI, Apakah Burung Garuda Benar-benar Ada?
Ia menyampaikan bahwa Polda Riau tengah mengusut kasus tersebut untuk mengungkap pelaku pembunuhan gajah liar itu.
Penyelidikan dilakukan dengan melibatkan Polisi Kehutanan dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kota Pekanbaru.
"Kemarin kita sudah melakukan olah TKP bersama Polisi Kehutanan dan BKSDA," imbuhnya.