WahanaNews.co | Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Buru Selatan, Maluku, Ambo Intan Karate, menyampaikan penjelasan soal kasus pernikahan putrinya yang masih duduk di bangku SMP dengan seorang ustadz asal Tangerang, Banten.
Ambo mengatakan, pernikahan putrinya NK dengan sang ustadz itu bukan karena dipaksa, tetapi atas keingininan putrinya sendiri.
Baca Juga:
PLN Cianjur Jalin Sinergi dengan MUI, Dorong Edukasi Listrik yang Aman dan Efisien
“Ada keinginan dia pingin menikah dan kita orangtua membiarkannya begitu ya sudah, sebagai orangtua terpaksa kita nikahkan daripada dia terjebak dalam perbuatan yang tidak-tidak,” kata Ambo kepada wartawan via telepon seluler, Sabtu (9/10/2021).
Pernikahan atas Keinginan Putrinya, Sudah Jodoh
Baca Juga:
2 Bulan Ungkap 23 Kasus Narkoba, Granat dan MUI Beri Apresiasi Polres Labusel Amankan 28 Tersangka
Ambo meminta agar pernikahan putrinya itu tidak perlu dibesar-besarkan, karena putrinya telah siap untuk menikah, dan pernikahan itu juga keinginan putrinya sendiri.
“Begitu saja sebenarnya, kenapa harus dibesar-besarkan,” ujarnya.
Saat disinggung soal perkenalan antara putrinya dengan sang suami, Ambo hanya mengatakan itu sudah jodoh.