WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kekesalan karena berulang kali menjadi bahan olokan di lingkungan kerja diduga berujung nekat setelah seorang pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berinisial MA diamankan polisi terkait dugaan pembakaran ruang rapat kantornya.
MA diketahui bekerja sebagai operator call center Diskominfo Kukar dan kini menjalani pemeriksaan untuk mengungkap rangkaian kejadian serta motif di balik dugaan pembakaran tersebut.
Baca Juga:
PLN EPI Dorong Desa Tanjung Batu Jadi Sentra Ekonomi Hijau Lewat Madu Kelulut
Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Elnath Splendidta Wafiq Gemilang mengatakan, penyelidikan sementara mengarah pada rasa kesal MA terhadap perlakuan sejumlah rekan di lingkungan kerjanya.
"Motifnya, dia pernah merasa kesal dengan lingkungan Diskominfo, karyawan lain, karena dirinya sering difoto, terus dimasukkan ke grup, dibuat bahan olokan, kemudian dijadikan stiker. Di-bully," jelas Elnath.
Menurut keterangan yang diperoleh polisi, MA mengaku beberapa kali menjadi sasaran candaan setelah fotonya diambil oleh rekan kerja, dibagikan ke grup percakapan, hingga dijadikan stiker.
Baca Juga:
Dalami Hubungan dengan 3 Korporasi, KPK Periksa Rita Widyasari
"Betul, sejauh ini kita sudah melakukan penyelidikan, terus itu sudah mengamankan orang," kata Elnath saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2026).
Elnath memastikan orang yang diamankan tersebut merupakan bagian dari lingkungan kerja Diskominfo Kukar.
"Dia juga termasuk orang yang bekerja di Diskominfo," ujarnya.