WahanaNews.co | Setelah gempa magnitude 5,6 mengguncang pada Senin malam (9/1), warga Pacitan, Jawa Timur disebut berbondong-bondong mengevakuasi diri ke tempat yang lebih tinggi.
Hal itu dirasakan salah satu penduduk Pacitan, Arif Setia Budi. Ia menyebut warga panik karena ada isu gempa susulan hingga tsunami.
Baca Juga:
Kontur Makin Rapat, Tanda Bahaya Gempa di Indonesia Semakin Meningkat
Walaupun sebelumnya, BMKG mengatakan gempa di wilayah itu tak berpotensi tsunami.
"Masyarakat kami panik karena banyaknya isu tsunami, itu membuat kami panik, takut ada gempa susulan," kata Arif dilansir dari CNNIndonesiacom.
Arif menyebut sejumlah warga bahkan langsung mengevakuasi diri dengan menuju tempat yang lebih tinggi.
Baca Juga:
Alung DPO Narkotika 58 Kg tidak Dihadirkan saat Konferensi Pers, Kapolda Jambi: Menjadi Penegak Hukum Tidak Boleh Melanggar Hukum
Termasuk ia dan keluarganya.
"Yang di kota ini sudah mulai pulang ke desa. Tanpa dievakuasi sudah takut duluan, sebagian sudah pulang ke rumah saudaranya yang lebih tinggi, termasuk saya ini," ucapnya.
Dia mengatakan itu merupakan langkah antisipasi dini. Sebab rumahnya berjarak cukup dekat dari bibir laut.