WAHANANEWS.CO, Jakarta — Kecelakaan maut melibatkan kereta api KA Argo Bromo Anggrek dan sebuah mobil Toyota Avanza terjadi di perlintasan sebidang di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (1/5/2026) dini hari. Insiden ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.52 WIB di perlintasan swadaya jalan Tuko-Sidorejo, Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon. Berdasarkan laporan kepolisian, mobil Toyota Avanza bernomor polisi H-1060-ZP yang membawa sembilan penumpang melaju dari arah selatan menuju utara.
Baca Juga:
Kecelakaan Kereta Bekasi: Hingga Kini Terkonfirmasi Korban 14 Meninggal 84 Luka
Mengutip laporan detikcom, Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Grobogan Iptu Eko Ari Kisworo menjelaskan bahwa mobil tersebut mengalami kendala saat melintasi rel.
"Toyota Avanza bernomor polisi H-1060-ZP, berpenumpang 9 orang, berjalan dari arah selatan atau Sidorejo menuju ke arah utara atau Purwodadi dengan kecepatan sedang," ujarnya.
Ia menambahkan, sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba berhenti di atas rel, bertepatan dengan melintasnya kereta dari arah barat.
Baca Juga:
Pengemudi BMW Tabrak Mahasiswa UGM Hingga Tewas, Divonis 1 Tahun 2 Bulan Penjara
"Sesampainya di TKP, Toyota Avanza berhenti atau mesin mati di jalur rel sebelah selatan. Pada saat bersamaan dari arah barat menuju ke timur di jalur rel sebelah selatan berjalan Kereta Api Argo Bromo Anggrek," kata Eko.
Benturan keras pun tidak terhindarkan. Mobil dilaporkan terpental sejauh kurang lebih 20 meter hingga masuk ke area persawahan di sekitar lokasi.
"Karena jarak sudah dekat, Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak body depan kiri dari Toyota Avanza hingga mobil terpental sejauh kurang lebih 20 meter dan menabrak tiang Indihome. Kemudian mobil terjatuh ke selatan masuk ke sawah," jelasnya.