16:00 WIB - Warga
menuntut untuk PAUD dikembalikan kepada pihak warga, sehingga anak-anak dapat
kembali bersekolah dan menuntut agar preman yang menjaga akses masuk Pancoran
Gang Buntu II untuk segera pergi karena preman terus mengintimidasi warga dan
solidaritas.
17:00 WIB - Warga dan
solidaritas melakukan negosiasi dengan pihak PT Pertamina (Persero), Polres
Jakarta Selatan, dan Polsek Pancoran.
Baca Juga:
Bentrok Warga di Tanimbar Tewaskan Satu Orang, Tujuh Luka
Pihak PT Pertamina meminta warga mengirimkan perwakilan untuk
melakukan "mediasi".
Warga dan solidaritas menolak hal tersebut, karena yang sudah-sudah mediasi hanya berujung intimidasi dan
ancaman untuk menandatangani surat penerimaan kerohiman.
17:00 WIB - Pihak PT
Pertamina setuju mengeluarkan backhoe (ekskavator) dari lahan Pancoran Gang
Buntu II, tapi aparat tetap berjaga di dalam PAUD.
Baca Juga:
Eksekusi Lahan di Makassar Berujung Bentrok, Massa Lempari Polisi dengan Batu
Warga menuntut aparat dan Aditya Karma (Pihak PT Pertamina) untuk
meninggalkan PAUD agar anak-anak dapat kembali bermain dan belajar.
Negosiasi berlangsung alot dan terjadi adu mulut.
18:00 WIB - Akhirnya PAUD
berhasil diduduki warga dan solidaritas. Namun aparat
tidak pergi dari lahan Pancoran Gang Buntu II dan pindah ke depan portal akses
masuk utama.