"Pada tanggal 17 Maret 2021, pukul 09.00 - 12.00 WIB, pihak kepolisian menginisiasi pertemuan antara warga Pancoran
Buntu dengan pihak Pertamina, agar kedua belah pihak menahan diri dan menjaga
situasi tetap kondusif," jelas Kombes Azis Andriansyah, dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (18/3/2021).
Namun, pada sore hari datang kelompok
massa melakukan unjuk rasa. Massa menutup jalan.
Baca Juga:
Bentrok Warga di Tanimbar Tewaskan Satu Orang, Tujuh Luka
"Pada pukul 16.00 WIB, ada pihak luar yang datang ke lokasi melakukan aksi unjuk rasa
dan menutup jalan," kata Azis.
Polisi datang ke lokasi untuk
mengamankan aksi tersebut. Polisi mengimbau massa tidak menutup jalan.
"Karena menutup jalan, maka
polisi melakukan imbauan agar tidak mengganggu ketertiban," imbuh Azis.
Baca Juga:
Eksekusi Lahan di Makassar Berujung Bentrok, Massa Lempari Polisi dengan Batu
Namun, pada malam
hari, warga kembali bentrok. Bentrokan di Pancoran Buntu 2 itu terjadi hingga Kamis (18/3/2021) dini
hari.
Polisi terpaksa menembakkan gas air
mata untuk membubarkan massa. Massa pun kemudian
bubar dan situasi kondusif.
Wartawan juga telah berusaha menghubungi pihak
PT Pertamina untuk dimintai penjelasan terkait bentrokan ini.