WahanaNews.co | Bantuan mesin pemanen kombinasi (combine harvester) bagi Kelompok Tani Sri Mekar Jaya Blok Dukuh Kaler Desa Keboncau Kecamatan Ujungjaya menjadi jawaban terhadap permasalahan kekurangan tenaga dalam menggarap sawah, khususnya saat panen.
Penyerahan mesin secara simbolis dilakukan Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir usai meletakkan batu pertama pembangunan Rice Milling di Desa Sukamulya Kecamatan Ujungjaya, Selasa (12/7).
Baca Juga:
Kemenag Atur Penyesuaian Tugas ASN, WFO Selama 3 Hari Saat Libur Nyepi dan Idul Fitri 2026
Ketua Kelompok Tani Sri Mekar Jaya, Cawin, menyebutkan, regenerasi petani semakin menurun dimana pelaku utamanya rata-rata sudah Manula.
Sementara anak mudanya lebih tertarik ke sektor perindustrian.
"Saat panen dan tanam padi menjadi masalah. Mencari pekerja susah, dimana satu hektar sawah membutuhkan 20 orang pekerja. Begitu pun pasca panen, kalau tidak ada 20 orang, susah Pak Bupati," ujarnya di hadapan Bupati Sumedang.
Baca Juga:
Wisata Gunung Kunci Tetap Beroperasi Saat Libur Idul Fitri 1447 H, Hanya Tutup Dua Hari
Oleh karena itu, dengan bantuan mesin combine harvester tersebut pihaknya merasa sangat terbantu karena dalam satu hari bisa menggarap tiga hektar.
"Hasilnya pun sangat maksimal. Dapat mengurangi waktu dan mutunya sangat bagus, kotoran pun bersih, tidak ada," ucapnya.
Dari segi harga jual pun, padi hasil panen dengan combine harvester lebih menjanjikan dari pada menggunakan manual.