Munjirin menyampaikan bahwa pihaknya telah mengecek keberadaan dua nama yang digunakan para pelaku dan memastikan tidak ada ASN Sudin Dukcapil Jakarta Timur bernama Daniel Syahputra maupun Benny Heryanto.
Ia menjelaskan bahwa Sudin Dukcapil Jaktim telah rutin melakukan sosialisasi di media sosial sebagai langkah pencegahan penipuan yang kerap mengatasnamakan instansi.
Baca Juga:
Iming-iming Paket Murah hingga Honeymoon, Ini Fakta Penipuan WO Ayu Puspita
Edukasi tersebut diharapkan membuat warga lebih waspada karena Sudin Dukcapil Jaktim tidak pernah melakukan pelayanan melalui panggilan telepon.
"Kami imbau warga tidak mudah percaya dengan orang yang mengaku sebagai petugas Dukcapil melalui sambungan telepon," ujar Munjirin yang kemudian menyampaikan sejumlah langkah pencegahan bagi masyarakat.
Ia mengingatkan warga agar tidak panik bila menerima telepon dari orang yang mengaku petugas Dukcapil serta tidak mengikuti instruksi yang diberikan.
Baca Juga:
Mbah Tarman Jadi Tersangka Cek Palsu, Bagi-bagi Rp100 Ribu Tiap Tamu Saat Resepsi Hasil Gadaikan Mobil Rental
"Jangan pernah mau disuruh share screen lewat telepon," ucap Munjirin.
Ia menambahkan bahwa masyarakat tidak boleh membagikan data pribadi maupun kode OTP kepada siapapun yang menghubungi secara mencurigakan.
Munjirin meminta warga segera menutup panggilan jika terindikasi penipuan demi keamanan data pribadi dan informasi lainnya.