WAHANANEWS.CO - Korban tewas akibat ditabrak mobil milik Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pandeglang bertambah menjadi dua orang setelah seorang pedagang di SDN Sukaratu 5 meninggal dunia usai sempat menjalani perawatan intensif, Sabtu (2/5/2026).
"(Meninggal dunia) tadi pukul 15.00 WIB," kata Guru SDN Sukaratu 5, Rika, kepada wartawan, Jumat (1/5/2026).
Baca Juga:
Lautan Bunga Hiasi Stasiun Bekasi Timur untuk Kenang 16 Korban Kecelakaan Kereta
Rika mengatakan korban bernama Dewi Handayani sebelumnya dirawat di rumah sakit setelah tertabrak mobil Toyota Innova hitam yang dikendarai Ahmad Mursidi.
Korban diketahui sehari-hari berjualan takoyaki di lingkungan sekolah untuk membantu perekonomian keluarga.
"(Korban) punya anak dua. (Dagang untuk) membantu ekonomi keluarga," katanya.
Baca Juga:
Sesat Nalar Kawasan Ekonomi Khusus Tembakau
Sebelumnya, mobil Toyota Innova berpelat nomor A-1633-BF yang dikemudikan Kepala DPMPTSP Kabupaten Pandeglang Ahmad Mursidi menabrak kerumunan siswa di depan SDN Sukaratu 5.
Kasat Lantas Polres Pandeglang AKP Surya Muhammad mengatakan kendaraan tersebut melaju dari arah Perempatan Cikole menuju Pertigaan Cipacung sebelum akhirnya oleng ke kanan dan menghantam kerumunan di depan sekolah.
"Kita menjelaskan terkait kecelakaan lalu lintas di depan SDN Sukaratu 5, yang melibatkan kendaraan Toyota Innova hitam yang dikendarai oleh saudara Ahmad Mursidi, yang menabrak kerumunan anak sekolah yang ada di depan SD," kata AKP Surya, Kamis (30/4/2026).
Surya menyebut total sembilan orang menjadi korban dalam kejadian tersebut yang mayoritas merupakan siswa, sementara dua korban lainnya adalah pedagang dan sales.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.