Sebagai tambahan informasi, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya telah mengoperasikan sebanyak 683 unit SPKLU di 385 lokasi yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya. Infrastruktur tersebut terdiri dari _Ultra Fast Charging_ di atas 60 kW sebanyak 145 unit, _Fast Charging_ 25–60 kW sebanyak 70 unit, serta pengisian daya _Medium Charging_ 22 kW sebanyak 468 unit.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin menjelaskan bahwa kehadiran SPKLU di lingkungan Kementerian Perdagangan menjadi bukti komitmen PLN dalam memperluas jaringan infrastruktur kendaraan listrik di pusat-pusat aktivitas masyarakat dan pemerintahan.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Gelar Peralatan dan Personil KHS di Monas, Perkuat Kesiapan Layanan Kelistrikan bagi Masyarakat
Langkah ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses pengisian daya bagi pengguna kendaraan listrik sekaligus mendorong peningkatan adopsi kendaraan ramah lingkungan.
“Kami terus memperluas pembangunan SPKLU di berbagai lokasi strategis agar masyarakat semakin mudah menggunakan kendaraan listrik. Kehadiran SPKLU di Kementerian Perdagangan ini menjadi simbol kolaborasi kuat antara PLN dan pemerintah dalam mendorong transisi menuju energi yang lebih bersih,” ujar Andy Adcha.
Sekilas Tentang PLN UID Jakarta Raya
Baca Juga:
Light Up The Dream, PLN UID Jakarta Raya Sambung Listrik Gratis untuk 92 Keluarga Prasejahtera di Jakarta
PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya adalah salah satu unit di bawah PT PLN (Persero) yang menjalankan fungsi pendistribusian listrik sampai ke pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi _Green, Lean, Innovative,_ dan _Customer Focused_ demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. Mengimplementasikan aspirasi tersebut dengan tetap mendukung program Pemprov DKI Jakarta, PLN UID Jakarta Raya melengkapi inisiatifnya melalui Jakarta _Smart Electricity_ (JSE) 3.0 dengan enam pilar: _Smart Services, Smart Business, Smart Infrastructure, Smart Living, Smart Mobility,_ dan _Smart Sustainability_.
[Redaktur: Amanda Zubehor]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.